KABARNEWSLINE –Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) melalui Koordinator Wilayah XIII (Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat), Andi Pratomo, bersama Badan Pengurus Cabang GMKI Tanjung Pinang-Bintan, melakukan audiensi dengan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I TNI RI.
Kedatangan mereka disambut langsung oleh Panglima Kogabwilhan I, Letnan Jenderal TNI Kunto Arief Wibowo, beserta jajaran pejabat utama Kogabwilhan I.
Dalam pertemuan tersebut, GMKI dan Kogabwilhan I membahas berbagai isu strategis, terutama terkait peran TNI dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di wilayah barat Indonesia. Panglima Kogabwilhan I menegaskan komitmen pihaknya dalam menjalankan operasi pengamanan yang terintegrasi dengan komando teritorial seperti Kodam, Lantamal, Lanud, serta akademi militer, laut, dan udara.
Selain itu, Panglima Kogabwilhan I menyoroti pentingnya sinergi antara TNI dan organisasi kepemudaan dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kebangsaan, dan bela negara kepada generasi muda.
"Kehadiran GMKI sangat kami apresiasi. Pemuda dan mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa. Kami siap berkolaborasi dalam berbagai program edukasi, penelitian, serta kegiatan yang mendukung ketahanan nasional," ujar Letjen TNI Kunto Arief Wibowo.
Menanggapi hal tersebut, Andi Pratomo menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Kogabwilhan I. Ia menegaskan bahwa GMKI ingin membangun kerja sama konkret, tidak hanya sekadar menjalin silaturahmi, tetapi juga melalui kajian ilmiah dan implementasi program yang bermanfaat bagi masyarakat.
"GMKI siap berkolaborasi dengan Kogabwilhan I dalam berbagai program, baik dalam bidang pendidikan, advokasi sosial, maupun pemberdayaan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa peran mahasiswa sebagai agen perubahan dapat diwujudkan melalui aksi nyata," ujar Andi.
Ketua GMKI Tanjung Pinang-Bintan yang baru terpilih juga menambahkan bahwa GMKI telah aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Beberapa program yang telah berjalan antara lain rumah mengajar, pengolahan hasil laut menjadi produk bernilai tambah seperti kerupuk atom, serta berbagai kajian ilmiah yang mendukung pemanfaatan sumber daya alam lokal secara berkelanjutan.
Dalam audiensi ini, GMKI dan Kogabwilhan I sepakat untuk memperkuat kemitraan strategis dalam pelayanan masyarakat dan mahasiswa. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi jaringan positif dalam mencegah pelanggaran hukum serta meningkatkan kesadaran nasionalisme dan bela negara di kalangan generasi muda.
"Kami ingin GMKI menjadi mitra yang tidak hanya bersuara, tetapi juga berkontribusi nyata bagi bangsa. Dengan kerja sama ini, kami berharap dapat menciptakan dampak positif yang lebih luas," ujar Martin Sirait, salah satu perwakilan GMKI.
Audiensi ini menjadi langkah awal bagi GMKI dan Kogabwilhan I dalam membangun sinergi untuk mewujudkan bangsa yang lebih kuat, berdaya, dan berkarakter.
0 Komentar